Pengelola

Seiring dengan perkembangan dunia pendidikan yang terus maju mengikuti perkembangan zaman, perkembangan yang begitu cepat ini berdampak pada perubahan yang signifikan pada lingkungan Pendidikan Tinggi di Indonesia. Perubahan ini lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan Perguruan Tinggi Nasional Untuk meresponnya. Pasar dan persaingan pendidikan tinggi menjadi lebih luas, baik pada tataran input maupun output. Keadaan ini menunjukkan bahwa tuntutan dunia pendidikan dan persaingan pendidikan tinggi di Indonesia semakin kompleks dan dinamis padahal sumberdaya yang dimiliki Perguruan Tinggi Nasional Relatif beragam dan terbatas.

Perguruan Tinggi di Indonesia, saat ini dan akan datang, menghadapi permasalahan berupa rendahnya tingkat kelayakan strategis yang bersumber dari adanya kesenjangan antara tuntutan lingkungan dan persaingan dengan sumber daya internalnya. Daya saing sejumlah Perguruan Tinggi di Indonesia dalam persaingan pendidikan tinggi cenderung menurun sehingga mengancam keunggulan posisi dan keberlanjutan Perguruan Tinggi yang bersangkutan.

Fenomena masalah diatas dihadapi juga oleh Universitas Muhammadiyah Jember (Universitas Muhammadiyah Jember). Karena itu Universitas Muhammadiyah Jember perlu meredefinisi strateginya yang difokuskan pada upaya mengurangi kesenjangan antara tuntutan lingkungan dan persaingan dengan sumberdaya internalnya, sekaligus meningkatkan daya saingnya baik di pasar regional maupun nasional. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan perbaikan secara berkelanjutan terhadap mutu sumberdaya manusia, proses dan fasilitas fisik melalui suatu sistem penjaminan mutu yang memadai.

Dalam perspektif manajemen mutu, Universitas Muhammadiyah Jember perlu mengendalikan mutu kegiatan yang diselenggarakannnya pada setiap tahapan dalam proses bisnisnya mencakup input, proses, output dan kepuasan stakeholders. Oleh karena itu, Universitas Muhammadiyah Jember langsung mengambil langkah strategis dengan membentuk Penjaminan mutu Universitas Muhammadiyah Jember yang baru dibentuk pada 1 April 2009 dan berakhir pada tahun 1 April 2013 dengan nama Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Jember, Dr. Dwi Cahyono, M.Si.Akt sebagai Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dan Ir.Arief Noor Akhmadi, MP sebagai Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu.

LPM mempunyai kantor sekretariat yang strategis dan mudah dijangkau. Pada tahun 2009 Universitas Muhammadiyah Jember mencanangkan sebagai “Tahun Mutu” artinya selama tahun 2009 Universitas Muhammadiyah Jember melakukan proses pelatakan pondasi awal “Penjaminan Mutu Institusi” sebagai tindak lanjutnya adalah dengan mengadakan Pelatihan “Balance Scorecard” yang diadakan pada tanggal 25-26 Mei 2009, yang mana balance scorecard adalah alat yang digunakan untuk penjaminan mutu di semua unit di lingkungan kerja Universitas Muhammadiyah Jember dan alat ini digunakan untuk mengukur kinerja unit-unit di Universitas Muhammadiyah Jember agar berprestasi (quality culture) Mekanisme kerja dari alat ini adalah pertama diadakan pelatihan awal untuk pengenalan balance scorecard.